Foto : Afina Nuraini
Tempat nan
indah dikala penat dan menjadi saksi kisah cinta abadi.
AFINA
NURAINI, Bandung
Jika
kita berbicara tentang keindahan alam Indonesia pasti tidak akan ada habisnya,
termasuk di Bandung, Jawa Barat. Bukan suatu yang mengherankan jika Bandung
menjadi salah satu tempat wisata favorit pengunjung yang memiliki potensi
wisata alam dataran tinggi. Salah satu tempat favorit di Bandung yang wajib
dikunjungi ketika weekend adalah Situ Patenggang. Situ Patenggang ini merupakan
danau yang cukup populer dan sangat jauh dari hiruk pikuk kota Bandung, yang
berlokasi di Bandung Selatan tepatnya berdekatan dengan kebun teh Ciwalini. Situ
Patenggang ini memiliki luas sekitar 45.000 hektar dengan total luas cagar
alamnya mencapai 123.077,15 hektar. Sumber : https://www.wisataindonesia.ltd.my.id/situ-patenggang-ciwidey-bandung/
Rute
yang biasa dimulai dari Bandung akan menempuh jarak sekitar 55km, dengan waktu
yang bisa ditempuh selama 1-2 jam. Anda bisa menggunakan kendaraan pribadi
maupun kendaraan umum. Jika anda menggunakan jasa angkutan umum, maka dari
Bandung anda dapat mengambil angkot Leuwi Panjang menuju Soreang. Setiba di
terminal Soreang, anda ambil angkot yang akan menuju ke Ciwidey. Lalu sesampainya
di Ciwidey anda menggunakan angkot jurusan Situ patenggang berwarna Kuning.
Jika anda menggunakan kendaraan pribadi bisa menggunakan Tol Soroja atau lewat
jalan alternatif biasa yaitu Kopo-Soreang-Ciwidey-Situ Patenggang.
Landscape
penghilang penat
dan suntuk.
Saat
diperjalanan menuju Situ Patenggang, kita akan disuguhkan oleh hamparan kebun
teh bagaikan permadani hijau. Biasanya para wisatawan akan melipir sejenak
untuk sekedar ber swafoto atau selfie di kebun teh tersebut. Tak jarang
ada wisatawan yang sengaja membawa tikar untuk istirahat dikebun teh, sembari
menikmani teh hangat atau kopi bersama keluarga tercinta.
Sumber
: Google
Sesampainya
di Situ Patenggang rasa penat dan lelah karena pekerjaan di kota seketika
hilang digantikan dengan pemandangan danau nan indah dan udara yang segar.
Disana anda bisa menyewa perahu mesin dan perahu angsa untuk sekedar
mengelilingi danau sembari menikmati semilir angin dan melihat Batu Cinta.
Untuk anda yang hanya sekedar ingin duduk santai sambil melihat pemandangan,
bisa duduk di saung yang telah disediakan sembari memesan mie kuah ataupun
makanan lainnya.
Menjadi saksi kisah cinta abadi.
Selain
suasananya, Situ Patenggang pun menarik dari segi legendanya. Danau ini
memiliki cerita bahwa dahulu ada dua orang titisan Dewa bernama Raden Santang
dan Dewi Rengganis yang terpisahkan sekian lama. Mereka pun kemudian saling
mencari, dan akhirnya bertemu di tempat yang sekarang bernama Batu Cinta. Perasaan
cinta keduanya yang semakin mendalam, Dewi Rengganis meminta kepada Ki Santang
untuk dibuatkan sebuah danau yang disertai pulau kecil di bagian tengahnya. Ki
Santang yang sangat mencintai Dewi Rengganis pun seketika megabulkan permintaan
Rengganis dan sekarang pulau kecil ini bernama Pulau Asmara. Sumber : Wikipedia
Cerita
tersebut sudah banyak diketahui oleh masyarakat khususnya yang tinggal di
kawasan Situ Patenggang. Konon katanya ada mitos, bagi pasangan yang berkunjung
ke batu cinta dan mengelilingi danau maka cinta mereka akan abadi seperti kisah
cinta Ki Santang dan Dewi Rengganis. Sumber : Wikipedia
Bandung merupakan salah satu daerah yang wajib dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun mancanegara. Karena memiliki cagar alam yang begitu banyak dan indah. Akan tetapi harus diperhatikan bahwa perjalanan menuju Situ Patenggang cukup jauh dan udaranya begitu dingin, sebaiknya anda harus membawa perbekalan yang menghangatkan tubuh. Dan tentu saja apabila membawa kendaraan pribadi harus di cek dahulu kondisi mobilnya seperti apa.
Komentar
Posting Komentar