Sumber : Instagram
Valencia Nathania
Seorang
influencer yang insecure ini mampu menghasilkan produk kosmetik sendiri.
AFINA
NURAINI, Bandung
Wanita
Indonesia terlahir memiliki kulit yang sawo matang dan kuning langsat, karena
Indonesia memiliki iklim tropis. Namun terkadang masyarakat Indonesia mempunyai
standard kecantikan ke arah Barat, seperti Amerika dan Korea. Hal
tersebut disinyalir karena banyak masyarakat Indonesia yang menonton film luar
dan sering melihat standard kecantikan mereka. Sejak saat itulah banyak
yang beranggapan bahwa cantik itu harus putih.
Akhirnya
banyak sekali wanita yang berlomba-lomba ingin memiliki wajah yang putih,
bersih dan glowing seperti orang Korea. Sampai-sampai mereka rela
memakai produk kosmetik yang tidak jelas bahan-bahannya, yang penting klaimnya
bisa bikin putih. Hal tersebutlah yang membuat Valen memutuskan memakai cream
ber-steroid bertahun-tahun, sampai akhirnya reaksi negative itu
muncul dan membuatnya tergerak untuk memproduksi produk sendiri.
Cream
ber-steroid bikin makin insecure.
Valencia
Nathania atau biasa dipanggil Valen yaitu Influencer asal Kota Kembang
yang pernah melakukan kesalahan cukup fatal terhadap wajahnya. Semua itu
berawal dari perawatan wajah yang ia lakukan di salah satu klinik terkenal di Indonesia.
Selama 5 tahun ia selalu melakukan treatment dan diberi skincare
khusus yang lumayan pricey. Karena hal tersebut kulitnya menjadi putih
dan bersih,
Akan
tetapi, setelah Valen berhenti dari skincare tersebut karena tiba-tiba
tidak diproduksi lagi, akhirnya muncul jerawat yang cukup banyak di bagian T-zone. Ternyata skincare yang ia
gunakan selama ini mengandung steroid (bahan berbahaya). Hal tersebut
membuat Valen mengalami depresi dan insecure karena banyak orang di
sekitarnya yang mengucilkan dirinya termasuk dokter klinik yang ia datangi.
Karena depresi dan insecure itulah yang membuat Valen mengurung diri
dikamar dan menangis setiap hari.
Tidak
sampai disitu saja. Valen memutuskan untuk mencoba skincare OTC (over the
counter), dan fatalnya Valen selalu gonta ganti skincare setiap hari
dan berakhir semakin parah. Lalu ia pergi ke dokter yang menjual skincare
secara MLM dengan step pemakaian yang cukup rumit. Setelah produk tersebut
dipakai selama berminggu-minggu, wajah Valen malah semakin memburuk dan semakin
membuatnya terpuruk. Sumber : Youtube Rahasia Gadis
Mempelajari tentang skincare
dan kulit.
Sejak dirinya mengalami kerusakan kulit yang cukup fatal akibat skincare yang telah ia pakai sebelumnya, akhirnya Valencia Nathania berusaha untuk bangkit dan melawan dirinya agar tidak terus-menerus mengurung diri di kamar. Lalu ia memutuskan untuk belajar tentang kulit dan skincare melalui Channel Youtube Suhaysalim, Female Daily Network, Puspita Mayang Sari, dan Korban Skincare Abal-Abal.
Tidak hanya berhenti sampai disitu saja. Sejak saat itu
Valen memiliki minat yang semakin besar untuk lebih memperdalam tentang skincare
dan kulit. Akhirnya Valen mengambil kelas skincare di Lembaga Estetika
Medik bersama Dr. Monica Harvriza dan Dr. Valentino Budi Satrio. Lalu ia pun
mengambil kelas skincare di Formula Botanica, yaitu platform belajar online
dari Inggris untuk ilmu kosmetik organik. Sumber : Instagram
Valencia Nathania
Membuat skincare sendiri.
Setelah
Valen belajar perihal skincare dan kulit, ia menemukan bahwa kulit sensitive
kita itu membutuhkan nutrisi bukan obat-obatan. Valen sadar bahwa kita terlalu
melihat standar kecantikan
Indonesia melalui Instagram, dimana wanita itu punya kulit yang bersih, putih,
badan yang langsing, pokoknya semuanya perfect. Jadinya kita memiliki persepsi
bahwa cantik itu harus putih dan mulus, padahal cantik itu yang penting kulit
kita sehat. Sumber : Youtube Rahasia Gadis
Akhirnya
ia berinisiatif membuat skincare sendiri dan bekerja sama dengan temannya yang
memiliki pabrik kosmetik. Produknya tersebut sengaja dibuat dengan bahan-bahan
yang alami agar cocok untuk semua kulit wanita Indonesia dan memiliki slogan
“cantik itu kulit sehat”, produk tersebut bernama Harlette Beauty. Ia
pun memaparkan bahwa skincare ini dibuat dan dijual dengan alasan ingin
menolong semua orang yang memiliki kondisi kulit seperti Valen.
Menurut Valen, yang bisa menyembuhkan penyakit ini adalah diri kita sendiri dan yang bisa membuat diri kita Bahagia adalah diri kita sendiri. Valen pun memaparkan bahwa tidak ada yang namanya perfect skin. Kalau liat di Instagram orang-orang kulitnya mulus kemungkinan memang ada yang super mulus, ada juga yang hasil editan. Jadi kita harus love yourself and no matter what is your skin type, skin color or skin condition is but if u have healty skin you have perfect skin. Sumber : Instagram Valencia Nathania
Komentar
Posting Komentar